SELAMAT DATANG DI BLOG BP3K MODEL TALANG PAUH KECAMATAN PONDOK KELAPA KABUPATEN BENGKULU TENGAH MAROBA KITE MAJU

Membuat Pestisida Nabati Dari Tembakau dan Akar Tuba

Diposkan oleh arie farizal on Kamis, 13 Desember 2012


PESTISIDA NABATI

Pestisida nabati adalah pestisida yang berbahan baku tanaman (bagian tanaman). Berbagai penelitian yang dilakukan antara lain oleh Balitro (Bogor) dan Balita (malang), diketahui bahwa banyak tanaman yang dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan Pestisida Nabati. Tanaman yang dapat digunakan adalah tanaman yang memeiliki kandungan senyawa kimia (alkaloid, minyak astri dan lain-lain) yang berfungsi sebagai zat pembunuh, zat penolak (repelen), zat pemikat (Atraktan), zat antifeedan dan lain-lain.
            Serangga OPT pengendaliannya antara lain dengan menggunakan insektisida . beberapa insektisida nabati yang telah dikenal sejak lama (lebih dari 2 abad), antara lain adalah Nikotin dan Rotenon.
            Nikotin adalah alkoid yang terdapat pada daun tembakau,merupakan racun kontak terhadap beberapa jenis ulat dan serangga penghisap yang bertubuh lunak (Arphid, Thrips, dan Kutu daun).
            Daun tembakau mengandung 2- 8 % nikotin, kandungan nikotin yang terbesar terdapat pada pelepah dan tulang daun. Nikotin murni sangat beracun bagi mamalia dengan kategori sangat berbahaya LD.50 = 50 – 60 mg/kg, konsentrasi anjuran 1-2 %
            Rotenon adalah alkaloid yang terdapat pada akar tuba (Derris Eleptica) dan biji bengkuang sebanyak 6,3 – 6,4 %. Rotenon bersifat sebagai racun kontak dan racun perut untuk mengendalikan serangga OPT LD.50 orall (mg/kg) = 60 – 1500, dengan spectrum yang luas. Beberapa percobaan menunjukan bahwa rotenon sangat aktif mengendalikan kumbangan pemakan daun dan ulat dengan konsentrasi 0,8% -= 1,6 %.


MEMBUAT INSEKTIDA NABATI DENGAN BAHAN AKTIF
NIKOTIN ROTENON

1.      Insektisida Nabati berbahan aktif nikotin (untuk 10 liter larutan)

Daun tembakau mengandung 2- 8 % nikotin, kandungan nikotin yang terbesar terdapat pada pelepah dan tulang daun. Nikotin murni sangat beracun bagi mamalia dengan kategori sangat berbahaya LD.50 = 50 – 60 mg/kg, konsentrasi anjuran 1-2 %

Bahan-bahan :
Ø  Limbah tembakau             : 100 – 200 gram
Ø  Air                                     : 10 liter
Ø  Sabun/deterjen                  : 10 gram
Alat – alat :
Ø  Ember (15 liter)
Ø  Panci
Ø  Kompor
Ø  Alat penyaring
Cara membuat :
Ø  Rebus limbah tembakau dengan 2 – 5 liter air
Ø  Tambahkan sisa air dengan endapan selama lebih kurang 24 jam
Ø  Saring dengan kain saring
Ø  Tambahkan sabun/detergen, aduk secara merata
Ø  Siap disemprotkan pada OPT tanaman

2.      Insektisida Nabati berbahan aktif rotenon (untuk 10 liter larutan)

Tuba (Derris Eleptica)

Bahan –bahan :
Ø  Akar tuba              : 80-160 gram
Ø  Air                         : 10 liter
Ø  Deterjen/sabun      : 10 gram
Alat – alat :
Ø  Ember (15 liter)
Ø  Alat penumbuk
Ø  Alat penyaring
Caramembuat :
Ø  Bersihkan bahan (akar tuba) dari tanah /kotoran dengan cara mencuci
Ø  Hancurkan dengan cara ditumbuk
Ø  Rendam dengan air selama lebi kurang 24 jam
Ø  Saring dengan kain saring
Ø  Tambahkan sabun/deterjen pada larutan hasilpenyaringan
Ø  Semprotkan pada OPT sasaran

3.      Membuat Insektisida berbahan aktif rotenon dan nikotin (Rotenon ¾ E)

(untuk 200 liter larutan, dosis 100 cc/liter air)
Bahan-bahan :
Ø  Akar tuba              : 2,4 kg
Ø  Limbah tembakau : 0,8 kg
Ø  Air                         : 20 liter
Ø  Sabun/deterjen      ; 200 GRAM
Alat-alat :
Ø  Jerigen (20 liter)    : 1 buah
Ø  Ember (30 Liter)   : 1 buah
Ø  Panci
Ø  Kompor
Ø  Alat penumbuk
Ø  Alat penyaring


Cara Membuat
Ø  Bersihkan bahan – bahan dari kotoran
Ø  Rebus  limbah tembakau dengan lebih kurang 4 l air
Ø  Hancurkan / haluskan akar tuba dengan cara ditumbuk
Ø  Masukkan akar tuba ( setelah ditumbuk ) dalam 16 l air, tambahkan ekstrak tembakau ( dengan ampas )
Ø  Endapkan selama lebih kurang 24 jam
Ø  Saring dengan kain saring
Ø  Masukkan larutan ( ekstrak ) Rotenon ¾ E kedalam jerigen berwarna gelap
Cara Penggunaan                                      
Ø  Campurkan Rotenon ¾ E dengan kepekatan larutan 100 cc/ l air
Ø  Tambahkan 1 gram sabun / deterjen kedalam setiap liter larutan
Ø  Semprotkan pada OPT sasaran


 


{ 0 komentar... read them below or add one }

Poskan Komentar